Breaking Posts

6/trending/recent

Hot Widget

Type Here to Get Search Results !

Penghapusan Trotoar dan Jalur Sepeda Malah Bikin Macet, Heru Budi Kena Sindir: Dear Gubernur Giveaway, Jangan Hanya Karena Kebencian...


 Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Umar Hasibuan menyoroti Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo yang mengakui salah perhitungan dalam melakukan rekayasa lalu lintas di simpang Pasar Santa, Jakarta Selatan. 

Hal tersebut di tanggapi Umar Hasibuan melalui akun Twitter pribadi miliknya. Dalam cuitannya, Umar Hasibuan menyinggung Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono. 

Umar Hasibuan juga melontarkan pertanyaan terkait kebijakan Anies yang seakan dihapus hanya karena kebencian.

"Dear Gubernur DKI hasil give away pemerintah pusat. Bisa gak jangan hanya karena kebencian kalian kepada Anies terus kebijakan dan kerja anies yang baik buat warga DKI jangan dikotak katik dan dihapus?," tutur Umar Hasibuan dikutip WE NewsWorthy dari akun Twitter pribadi miliknya, Selasa (18/4).


 

Sementara itu, Kadishub Syafrin mengatakan, pihaknya semula mengubah jalur sepeda dan trotoar menjadi jalan beraspal agar kendaraa dari Jalan Kapten Tendean menuju Jalan Wolter Monginsidi memiliki ruas yang cukup.

"Ada perhitungan bahwa pembukaan jalur baru (menghilangkan pedestrian) bisa membuat jalanan lebih lancar. Sebab ada lajur khusus yang bisa digunakan kendaraan dari arah Tendean ketika mengarah ke Jalan Wolter Monginsidi," ujarnya di Jakarta pada Senin (17/4) seperti dikutip dari Kompas.

Namun perhitungan yang dibuat Dishub DKI Jakarta tampaknya tak membuahkan hasil yang manis. Usai jalur sepeda dan trotoar disulap menjadi jalanan, kemacetan di simpang Pasar Santa justru bertambah parah. 

Syafrin pun mengakui adanya crossing di Jalan Wolter Monginsidi membuat lajur yang baru saja dibuka menjadi kurang efektif. Hal itu dibuktikan dengan adanya penumpukan kendaraan di beberapa titik di sepanjang jalan tersebut, mulai dari crossing di Jalan Ciranjang, Jalan Ciragil, hingga Jalan Gunawarman.

"Crossing atau pertemuan dua jalur di Jalan Wolter Monginsidi membuat kapasitas menjadi sangat terbatas. Akhirnya tidak banyak kendaraan yang bisa ditampung meski ada pembukaan jalur baru," jelasnya.

Oleh karena itu, Pemprov DKI era Heru Budi berencana membangun kembali jalur sepeda dan trotoar di persimpangan Pasar Santa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dari yang sebelumnya dihilangkan dan diganti jalan raya. Jalur sepeda dan trotoar itu rencananya akan kembali dibuat di sekitar Pasar Santa atau tak jauh dari lokasi pertama.

Sumber Berita / Artikel Asli :NW Wartaekonomi

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad


Below Post Ad

Ads Bottom

Copyright © 2023 - Onlineindo.TV | All Right Reserved