Viral 3 Kades Asal Grobogan Bercanda Ledek Jokowi sebelum Demo di Gedung DPR




 Sebuah video berdurasi 26 detik yang merekam ulah tiga kepala desa (kades) asal Grobogan, Jawa tengah, viral di media sosial. Dalam aksinya, ketiga kades tersebut melontarkan ucapan yang terkesan meledek Presiden Joko Widodo di sebuah hotel di Jakarta.


Diketahui, aksi ketiga kades itu dilakukan sebelum menggelar aksi damai menuntut perpanjangan masa jabatan kepala desa di depan gedung DPR RI.


Sontak, aksi yang diunggah di beberapa media sosial ini mendapatkan tanggapan negatif dari para warganet. Setelah video yang diunggah ini viral, seluruh keluarga dari ketiga kepala desa tersebut menjadi malu dan panik karena dihujat warganet.


Arif Sofianto, salah satu kepala desa asal Desa Sambung, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, yang pertama kali melontarkan kalimat ledekan terhadap Jokowi akhirnya meminta maaf kepada seluruh warga dan Presiden Jokowi jika candaan bersama rekan-rekan kepala desa dianggap berlebihan.


“Rekaman ini dibuat di sebuah kamar hotel di Jakarta sebelum para kepala desa turun menggelar aksi damai,” katanya, Sabtu (21/1/2023).


Ucapan Kades Sambung tersebut kemudian diikuti oleh kedua rekan kepala desa lainnya, yakni Kades Manggarmas dan Guyangan, Kecamatan Godong.


Aksi kades viral ini sempat membuat seluruh keluarganya menjadi syok dan malu hingga terjadi keributan di dalam keluarga. Namun setelah diberikan penjelasan oleh kepala desa, emosi keluarga akhirnya mereda.


“Kami sudah diklarifikasi oleh pihak camat dan menyatakan bahwa candaan ini tidak ditujukan kepada Presiden Jokowi, namun ucapan tersebut ditujukan kepada Jokowi, salah satu rekan dari kades asal Desa Guyangan, Godong, Grobogan, yang kebetulan namanya sama dengan nama Presiden Jokowi,” kata Arif.


Rencananya ketiga kepala desa yang viral ini akan dipanggil kembali oleh pihak kecamatan untuk bersama-sama melakukan klarifikasi bersama-sama di kantor Kecamatan Godong, Kepala Desa Sambung yang mewakili kedua rekannya meminta maaf kepada seluruh warga Indonesia dan khususnya Presiden Jokowi jika candaan mereka dianggap berlebih dan merendahkan seorang kepala negara.


Sebelumnya, sebanyak 200 kepala desa asal Grobogan pada Rabu (18/1) berangkat dari kantor pemerintah daerah Grobogan menuju kantor DPR di Jakarta untuk bergabung dengan seluruh kepala desa di Indonesia.


Mereka mengikuti aksi damai menuntut perpanjangan masa jabatan kepala desa dari enam tahun menjadi sembilan tahun. Setelah tuntutan disetujui oleh DPR, seluruh kepala desa ini akhirnya membubarkan diri dengan tertib.


Sumber Berita / Artikel Asli : iNews

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad