Saiful Anam: Tanpa PDIP dan Jokowi Apalah Seorang Ganjar


 Sosok seperti Ganjar Pranowo dianggap tidak akan berani keluar dari PDI Perjuangan. Alasannya, karir politiknya bergantung kepada partai yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri dan sosok Presiden Joko Widodo.


Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, Ganjar masih tetap akan mengekor kepada PDIP dan Jokowi. Mengingat, kekuatan Ganjar rapuh kalau tanpa PDIP dan Jokowi.


Saiful berpandangan, Ganjar akan terus berusaha mempertahankan jalan politiknya bersama PDIP dan Jokowi. Apalagi, PDIP dan Jokowi tetap akan tetap strategis bagi Ganjar.


"Karena tanpa keduanya apalah seorang Ganjar. Kekuatan Ganjar akan ambruk tanpa Jokowi dan PDIP, untuk itu Ganjar akan mempertahankan mati-matian PDIP dan dukungan Jokowi kepadanya," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/1).


Akademisi Universitas Sahid Jakarta ini menilai, Ganjar tidak mungkin berani meninggalkan Jokowi dan PDIP. Gubernur Jateng dua periode ini merasa akan tamat karir politiknya dengan atau tanpa PDIP dan Jokowi.


Analisa Saiful Anam, Jokowi belum tentu dapat membantu Ganjar sepenuhnya. Argumentasinya, Jokowi bukan Ketua Umum Parpol dan juga bukan penentu pencalonan pada Pilpres 2024 yang akan datang.


"Sehingga dengan demikian harapan Ganjar bisa sirna dan tidak sesuai dengan yang harapkan jika masih mengharapkan PDIP dan Jokowi," pungkas Saiful.


Sumber Berita / Artikel Asli : rmol

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad