Hariman Ungkap Kasak-kusuk Lingkar Istana Inginkan Jokowi Tiga Periode


Aktivis peristiwa Malapetaka 15 Januari (Malari) 1974 Hariman Siregar mengungkapkan kasak-kusuk orang-orang di lingkar Istana Presiden yang masih bersikeras untuk memperpanjang masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga tiga periode.


Hariman menjabarkan hal tersebut dalam pidatonya memperingati 49 tahun Peristiwa Malari dan Hari Ulang Tahun (HUT) Indemo ke-23, Senin (16/1/2023).


“Dan saya terus terang ada bicara dengan Luhut (Menko Marves), ‘gapapa Man, gapapa kalau rakyat mau’ (soal wacana tiga periode),” kata Hariman di teater Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat.


Hariman juga mengaku sempat ditawarkan oleh sejumlah pejabat demi menghubungi orang-orang penting demi membunyikan wacana presiden tiga periode.


Namun, secara tegas Hariman mengatakan menolak permintaan tersebut.


“Saya dihubungi juga oleh pejabat negara yang disuruh nanyakan kepada orang-orang yang dianggap penting dan dianggap bisa ngomong. Perlu gak tiga periode? Saya bilang keras-keras jangan.


Tapi orang itu bilang, Jokowi masih mau terus. Walaupun kemarin (saat HUT PDIP) Ibu Megawati jelas (presiden) kemarin cukup dua kali (dua periode),” ujar Hariman.


Hariman menganggap wacana mengenai presiden tiga periode itu benar-benar patut diwaspadai.


Oleh karena itu, Hariman menjelaskan, peringatan 49 tahun Malari 1974 mengambiltema ‘Menolak Lupa, Pertahankan Demokrasi’.


“Jadi saya pikir itu masalah utama kita selain isu-isu lain yang sampai hari ini, selain harga bensin, minyak goreng dll. Selain itu omnibus law, putusan MK seperti apa?


Keluar lagi ini (wacana tiga periode) semuanya menunjukkan bagaimana ada something wrong dalam demokrasi kita ini,” kata dia menegaskan.


Sumber Berita / Artikel Asli : inilah

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad