Ferdy Sambo Segera Hadapi Pembacaan Tuntutan,Omongan Ayah Brigadir J Nggak Ada Ampun: Hukum Mati!

 


Ayah Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) Samuel Hutabarat ikut mengomentari pembacaan tuntutan terhadap Ferdy Sambo yang segera dilangsungkan pekan depan. 


Bagi Samuel Huta Barat,para terdakwa pembunuh Putranya, khusus Ferdy Sambo sudah selayaknya dihukum mati, sebab dia menjadi dalang dari peristiwa pembunuhan Brigadir J,tak hanya itu eks Kadiv Propam Polri itu disebut pantas dihukum mati, lantaran selama sidang bergulir,Ferdy Sambo selalu berbelit-belit dan berupaya menutupi kesalahannya. 


"Kalu kita ikuti persidangan ini mulai dari awal, terutama daripada terdakwa Fery Sambo yang sangat berbelit-belit dan mempertahankan skenario yang dia bangun," kata Samuel Hutabarat dikutip Suara.com dari tayangan Kompas TV, Minggu (15/01/2023).


"Jadi sudah sepantasnya saya rasa itu diterapkan sama mereka yang merencanakan pembunuhan terhadap almarhum Yosua pasal 340 yang seberat-beratnya yaitu hukuman mati," lanjutnya menambahkan.


Samuel yang mengikuti persidangan mulai dari awal hingga kini, menyebut sejumlah poin-poin yang menjadi perhatiannya selama ini.


Ayah mendiang Yosua itu menilai Ferdy Sambo sangat konsekuen dalam membangun skenario kebohongan, salah satunya adalah mengenai pelecehan seksual di Duren Tiga yang diakui Sambo hanya skenario hingga dugaan pemerkosaan terhadap Putri di Magelang.


Lalu, Samuel menyoroti penampilan Putri Candrawathi yang terlihat begitu berbeda dari sidang sebelum-sebelumnya.


Menurut Samuel, tangisan Putri yang terjadi terus menerus di persidangan beberapa saat lalu dilakukan untuk menutupi kebohongan.


"Selama ini yang saya perhatikan rambut dia itu selalu terurai, melihat wajahnya hanya seperempat yang bisa kita lihat. Jadi dalam persidangan beberapa hari yang lalu rambutnya diikat ke belakang dan di dalam persidangan itu dia membangun skenario tangis menangis untuk menutupi kebohongannya," tuturnya. 


Selain itu, Samuel menilai tangisan Putri tersebut untuk mengambil simpati dan memancing rasa iba dari jaksa dan hakim.


Sebab menurutnya, jika Putri memang diperkosa di Magelang, maka akan langsung lapor dan melakukan visum.


Sumber Berita / Artikel Asli : Populis

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad