Bupati Morut Sebut TKA Diserang Duluan di Bentrokan Maut PT GNI




Jakarta - Bupati Morowali Utara (Morut) Delis Julkasson Hehi menyebutkan bentrokan di PT Gunbuster Nickel Industri (GNI) diawali oleh serangan pekerja berkewarganegaraan Indonesia terhadap tenaga kerja asing (TKA). Dia juga mengatakan ada penjarahan di asrama putri karyawan.


"Tolong diluruskan informasinya, ya. TKA yang diserang duluan, lalu terjadi bentrok. Di tengah bentrok ini, ada oknum-oknum yang memanfaatkan kesempatan untuk melakukan pengrusakan dan penjarahan di asrama karyawan putri TKI," kata Deli Julkasson Hehi, seperti dilansir Antara, Senin (16/1/2023). 


Bentrokan terjadi antara karyawan tenaga kerja Indonesia (TKI) dan TKA di PT GNI, Sabtu (15/1/2023) kemarin. Akibatnya, dua pekerja, masing-masing 1 TKI dan 1 TKA, tewas. Sementara sembilan orang lainnya mengalami luka-luka. Deli menengarai ada provokator yang menyulut peristiwa itu. 


"Saya sangat menyesalkan bahkan mengecam keras aksi yang ditengarai dipicu oleh para provokator dari luar yang membawa agenda-agenda lain," kata Deli. 


Deli mengecam keras kerusuhan tersebut. Dia ingin agar investor tidak pergi dari kabupatennya.


"Kami menginginkan kehadiran investor untuk mengelola potensi daerah bagi kesejahteraan masyarakat," kata dia.


Sebanyak 70 orang telah ditahan polisi untuk dimintai keterangan dan diperiksa soal keterlibatannya dalam kerusuhan tersebut. Kasatpol PP Morut Buharman Lambuli mengakui bahwa hingga Minggu siang ini situasi di sekitar PT GNI cukup kondusif, namun semua pihak masih berjaga-jaga untuk mencegah terulangnya peristiwa sebelumnya. 


Sumber Berita / Artikel Asli : Detik

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad

Below Post Ad