Soal Kereta Cepat, Staf Erick Thohir Sebut Kalau Mau Untung Langsung Jual Gorengan Saja, Eh Ditantang Begini Oleh Pasukan Mas AHY


Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Arya Sinulingga, memberikan komentarnya terkait potensi Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB) tekor.


Arya mengatakan bahwa setiap proyek infrastruktur tidak ada yang langsung menguntungkan. Apalagi untuk proyek transportasi, break event point (BEP)-nya akan lebih lama.


Baca Juga: Ade Armando Ngaku Diamuk Kader Partai Demokrat, Pasukan Mas AHY Seret Nama Rocky Gerung: Tiap Hari Coro Memaki-maki


Hal tersebut juga terjadi di negara mana pun di dunia. Arya kemudian mengatakan jika ingin untung langsung, sebaiknya jualan gorengan saja.


Sekretaris Departemen IV DPP Partai Demokrat, Hasbil Mustaqim Lubis, mengomentari pernyataan staf Erick Thohir tersebut.


Ia mempertanyakan apa yang sedang dibicarkan Arya Sinulingga, apakah soal untung atau soal BEP. “Ini dia mau bilang untung atau BEP?” ujar Hasbil melalui akun Twitter-nya pada Selasa (8/11).


Hasbil lantas menjelaskan apa itu BEP. “BEP itu titik impas, dimana tingkat pendapatan setara dgn investasi yg dikeluarkan,” ujarnya.


Kader partai yang diketuai oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini lantas menantang Arya untuk menghitung Payback Period atau PBP.


“Nah,skrg sy tanya, Payback Period (PBP) nya, brp waktu yg dibutuhkn tuk mendapatkan kembali nilai investasi yg telah dikeluarkan?” ujar Hasbil.


Berdasarkan laporan dari Tempo, diprediksi proyek Kereta Cepat akan tekor hingga US$1 miliar (sekitar Rp15,6 triliun) selama empat dekade setelah beroperasi.

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad


Below Post Ad