Samuel Hutabarat Ayah Brigadir J Bongkar Sosok yang Larang Anaknya Dimakamkan Secara Kedinasan, Orang Mabes?


 Sidang kasus pembunuhan berencana Brigadir J masih terus bergulir.


Sidang yang beragendakan pemeriksaan saksi itu juga dihadiri oleh kedua orang tua Brigadir J, Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak.

 

Saat bersaksi dalam kasus pembunuhan berencana putranya, ayah Brigadir J yaitu Samuel Hutbarat mengungkapkan beberapa hal.

 

Satu di antaranya adalah tentang Brigadir J yang sempat dilarang untuk dimakamkan secara kedinasan.


Hal ini karena ada perintah dari Mabes-Polri">Mabes Polri di Jakarta.

 

Lantas seperti apa kesaksian lengkap Samuel Hutabarat ayah Brigadir J?


Simak info lengkapnya dikutip ayojakarta.com dari YouTube metrotvnews pada Kamis (3/11/2022).


Samuel Hutabarat mengawali kesaksiannya dengan bercerita bahwa pada tanggal 11 Juli 2022 pukul 14.00 WIB, datanglah rombongan yang terdiri dari beberapa orang.


Di antaranya adalah pendeta, Kadiv Propam Jambi dan putranya Mahareza Rizky.


"Menjelang jam 2 siang pada tanggal 11 2022, waktu kami masih mengadakan acara adat datanglah dari dalam rumah memanggil saya untuk masuk ke dalam rumah. Saya lihatlah di dalam rumah sudah ada Pak Pendeta dari Gereja GPIB, Pak Viktor, Pak Leonardo, Pak Sinaga, Kadiv Propam Jambi beserta anak saya Reza," cerita ayah Brigadir J. 

Samuel Hutabarat melanjutkan, salah seorang dari rombongan tersebut yang bernama Leonardo lalu mengutarakan permintaan maaf padanya.

 

Tak hanya itu, Leonardo juga mengungkapkan bahwa pemakaman Brigadir J secara kedinasan tak bisa dilaksanakan karena administrasi yang tidak lengkap.

 

"Datang Pak Leonardo langsung mengutarakan meminta maaf. Pak acara pemakaman secara dinas tidak bisa dilaksanakan, saya tertegun pada saat itu, kok bisa begitu pak? Ada kabar dari Mabes bahwa almarhum administrasi tidak lengkap," kata Samuel Hutabarat.

 

Penjelasan Leonardo itupun membuat ayah Brigadir J tertegun dan bingung.


Namun Leonardo menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan perintah dari Mabes.

Terkait siapa yang memerintahkan hal tersebut, Leonardo juga tidak mengungkapkannya kepada Samuel Hutabarat.


"Jadi saya merasa bingung administrasi apalagi yang tidak lengkap saya dalam pikiran, administrasi apa pak? Itu adalah kabar ataupun perintah dari Mabes yang tepatnya perintah dari Mabes itu Pak Leonardo tidak mengutarakan siapa yang memerintahkannya," pungkas Samuel Hutabarat.***


Sumber Berita / Artikel Asli : Ayojakarta

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad


Below Post Ad