LaNyalla Usul Tunda Pemilu dan Perpanjang Masa Jabatan Jokowi, Akademisi: Ia Tidak Akan Pernah Nyalla Lagi


Secara mengejutkan, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD), LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengusulkan Pemilu 2024 ditunda.


Tidak hanya itu, LaNyalla juga mengusulkan agar masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditambah dua atau tiga tahun lagi. 


Hal tersebut disampaikan di acara Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke XVII.


La Nyalla mengatakan bahwa dua tahun kepemimpinan Presiden Jokowi habis untuk mengurusi pandemi Covid-19 sehingga masa jabatan presiden perlu ditambah.


Selain itu, seandainya diadakan pemilihan umum di 2024, pemilihan tersebut sudah dikuasai kelompok tertentu sehingga menjadi sia-sia.


Founder Cross Culture Institute, Ali Syarief, membandingkan pernyataan LaNyalla sebelumnya dan pernyataan yang terbarunya.


Ketika Ketua DPD RI itu mengajak kembali ke UUD 1945 yang asli dan amandemen, itu berarti dia sedang menyalakan nama baiknya.


“Ketika La Nyala, menyalakan lagi kembali ke UUD 45 yg asli + amandemen, saat itu ia sedang menyalakan "nama baiknya",” ujar Ali melalui akun Twitter-nya pada Kamis (23/11).


“Tetapi ketika Ia meminta Presiden menyalakan Dekrit kembali ke UUD 45, lalu mempersilahkan memperpanjang jabatannya, maka artinya Ia tdk akan pernah Nyalla lagi,” sambung Ali.

Akademisi itu mengatakan tatkala LaNyalla mengajak kembali ke UUD 1945 agar presiden bisa memperpanjang masa jabatannya, maka dia tidak akan pernah nyala lagi.



Sumber Berita / Artikel Asli : NW Wartaekonomi

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad


Below Post Ad