Dukung Anies Adalah Kesalahan Hingga Jokowi Tak Hadiri HUT NasDem: Surya Paloh Kini Bermain Drama Seolah Presiden Jokowi Salah...




Mantan Kader Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menanggapi ketidakhadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga tak memberikan ucapan pada Hari Ulang Tahun (HUT) Partai NasDem yang ke-11.


Ia pun menyebut hal itu karena partai pimpinann Surya Paloh itu mengusung Anies Baswedan sebagai Capres untuk Pilpres 2024 mendatang.


"Pendapat saya mengatakan bahwa mengusung Anies itu adalah kesalahan. Sebuah kesalahan kepada demokrasi maupun kepada bangsa, itu kesalahan besar," ucapnya dikutip dari Twitter pribadinya, Sabtu (12/11/2022).


Ia pun menyebut bahwa kini Ketum NasDem Surya Paloh bermain drama dan menyalahkan Presiden Jokowi atas kesalahan yang dibuat.


"Sekarang Surya Paloh ini bermain drama dan seolah Presiden Jokowi yang salah. Dia tumpahkan kesalahannya ke orang lain. Ini naif banget," imbuhnya.


Diketahui Surya Paloh menegaskan partainya hingga saat ini masih menjadi sahabat sejati Presiden Joko Widodo (Jokowi). Paloh menekankan NasDem hanya akan pergi jika Jokowi menyatakan tidak lagi membutuhkan NasDem.


Paloh mulanya mengklarifikasi perihal isu keretakan hubungan NasDem dengan Jokowi. Paloh menyatakan, hingga hari ini, Jokowi masih Presiden Partai NasDem.


Paloh menegaskan dari perspektif partainya, NasDem sampai hari ini masih berada di dalam koalisi pemerintahan Jokowi. NasDem, tegasnya, tetap akan memberikan dukungan penuh Pemerintahan Jokowi hingga akhir masa jabatan.


"NasDem sampai hari ini kita masih yakin berada di dalam koalisi pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Jadi kalau ada yang mencoba mengusik kita, 'Jokowi itu moh pada NasDem', itulah frame yang dilakukan. 'Jokowi itu tidak suka pada NasDem', itu pasti menurut saya upaya upaya yang dilakukan secara sistemik dan sengaja untuk merusak hubungan yang telah terjaga sedemikian rupa," kata Surya Paloh.


Karena itu, Paloh menekankan Partai NasDem ingin tetap menjadi sahabat sejati Jokowi dalam suka dan duka. Namun, lanjutnya, lain halnya jika Jokowi yang menyatakan tidak lagi membutuhkan NasDem.


"NasDem ingin menekankan, dia ingin tetap sebagai sahabat sejati dalam suka dan dukanya seorang Presiden Joko Widodo. Ini saya pikir memberikan suatu klarifikasi yang jelas pada hari ulang tahun kita yang ke-11," kata Paloh.


"Lain halnya kalau memang sungguh-sungguh sahabatnya NasDem Presiden Jokowi yang menyatakan selamat tinggal NasDem, saya tidak butuh Anda. Itu lain halnya kalau itu yang dikatakan oleh Presiden Joko Widodo. Aaahh.... Itu bukan, bukan keinginan kita, itu bukan harapan kita dan itu adalah kemenangan bagi mereka yang memang tidak menginginkan terjaganya stabilitas nasional untuk tetap melanjutkan upaya-upaya pembangunan yang sedang dijalankan oleh Presiden Joko Widodo," tandasnya.


Sumber Berita / Artikel Asli : WE

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.

Top Post Ad


Below Post Ad