FIFA Bentuk Tim Ad Hoc, Imam Nahrawi Melawan

1400

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olah raga (Kemenpora) RI melawan keputusan FIFA yang membentuk tim Ad Hoc. Kendati tim tersebut menggandeng pemerintah, namun Kemenpora menganggap tim tersebut tidak sesuai dengan komitmen pertemuan pertama FIFA bersama Presiden Joko Widodo pada 2 November 2015.

Dalam siaran pers No. 69/ Kom-Publik/Kemenpora/10/2015, lembaga pimpinan Menpora Imam Nahrawi menganggap langkah FIFA membentuk Tim Ad Hoc telah melanggar komitmen. Kata Kemenpora, FIFA dan Presiden Joko Widodo telah setuju menunjuk pemerintah Indonesia memimpin tim kecil yang dibentuk guna mereformasi sepak bola nasional.

“Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Indonesia dan Tim FIFA dan AFC telah sepakat untuk membentuk tim kecil sebagaimana telah diputuskan oleh Presiden Joko Widodo,” demikian kutipan pernyataan sikap Kemenpora yang dirilis, Rabu (4/11/2015).

“Perlu ditegaskan dalam konteks ini, bahwa Tim FIFA dan AFC perlu diminta komitmennya karena pada saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo sudah sepakat sepenuhnya untuk membentuk tim kecil,” lanjut pernyataan yang sama.

Artinya, pemerintah dalam hal ini Kemenpora, menganggap bahwa pembentukan tim Ad Hoc tidak sejalan dengan tim kecil yang digagas Joko Widodo.  Padahal, jika Kemenpora tidak mempermasalahkan tim Ad Hoc FIFA, ini merupakan kali pertama Pemerintah dan PSSI bisa duduk dalam satu tim dalam mengurai kebuntuan sepak bola nasional.

“Bahwasanya FIFA dan AFC akan membentuk suatu komite, itu dipersilakan saja, namun (tim Ad Hoc dan tim kecil -red) itu secara terpisah,” lanjut pernyataan tersebut.

“Pemerintah Indonesia meminta perwakilan FIFA dan AFC melaporkan pada FIFA dan AFC tentang kesepakatan tersebut terlebih dahulu, karena inkonsistensi terhadap kesepakatan tersebut sama halnya dengan pelecehan terhadap Pemerintah Republik Indonesia.”

Seperti dilaporkan sebelumnya, FIFA berencana membentuk tim yang terdiri dari unsur PSSI, Pemerintah, Media, Asosiasi, Independen, Pemain, Pelatih dan Wasit untuk mengeluarkan Indonesia dari kebuntuan sepak bola
(sha)

Sumber : Sindonews

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY