Berani Gelar Kompetisi, PSSI Berhadapan dengan Polisi

261

Rencana PSSI menggelar kembali kompetisi Indonesia Super League Oktober mendatang, bakal mendapat hadangan dari pemerintah. Pasalnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi tak akan segan-segan melibatkan kepolisian untuk meredam keinginan PSSI tersebut.

“Saya kira otomatis ya seperti yang kemarin  (berkoordinasi dengan Polri, red). Dan saya yakin pihak kepolisian juga akan hati-hati (memberikan izin keramaian, red),” ujar Imam di kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (7/8).

Imam yakin pihak kepolisian tidak akan gegabah memberikan rekomendasi dan izin untuk PSSI menggelar kompetisi. Terutama jika induk organisasi sepak bola di tanah itu masih dalam status dibekukan dan belum ada keputusan inkracht dari pengadilan tentang sengketa antara Menpora lawan PSSI.

“Saya kira semua sama pemikirannya. Kepolisian dan BOPI, serta kita semua, PSSI kan lagi beku,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, PSSI sudah berusaha mendapatkan izin kepolisian untuk penyelenggaraan kompetisi tersebut setelah menang di PTUN. La Nyalla Mattalitti, ketua umum PSSI hasil kongres luar biasa di Surabaya mengaku sedang berupaya mendapat izin keramaian dari kepolisian untuk bisa menggelar kompetisi.

“Kami bertemu dengan kepolisian (Mabes Polri). Tapi tentu kami harus membawa surat putusan PTUN. Ini perlu karena kepolisian mungkin belum mengetahuinya,” katanya belum lama ini. [jpn/zul]

Sumber : RMOL

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY